ANALISA EVALUASI PROGRAM
Pengertian Analisa
Analisa adalah meninjau atau
mengamati kendala-kendala dengan membandingkan kendala-kendala untuk mencari
keputusan apakan perlu rancangan baru atau tidak. Dan apabila sudah dibentuk
rancangan baru maka dibentuk lagi implementasi.
Evaluasi merupakan kegiatan yang membandingkan antara hasil
implementasi dengan kriteria dan standar yang telah ditetapkan untuk melihat
keberhasilannya. Dari evaluasi kemudian akan tersedia informasi mengenai sejauh
mana suatu kegiatan tertentu telah dicapai sehingga bisa diketahui bila
terdapat selisih antara standar yang telah ditetapkan dengan hasil yang bisa
dicapai.
Salah satu bentuk analisis adalah merangkum sejumlah data besar
data yang masih mentah menjadi informasi yang dapat diinterpretasikan.
Kategorisasi atau pemisahan dari komponen-komponen atau bagian-bagian yang
relevan dari seperangkat data juga merupakan bentuk analisis untuk membuat
data-data tersebut mudah diatur. Semua bentuk analisis berusaha menggambarkan pola-pola
secara konsisten dalam data sehingga hasilnya dapat dipelajari dan
diterjemahkan dengan cara yang singkat dan penuh arti.
TUJUAN DAN FUNGSI
1, Untuk mengetahui pencapaian hasil
pelaksanaan program
2, Sebagai bahan mengidentifikasi
permasalahan dan pemecahaan masalah
3, Dari hasil analisis evaluasi di
jadikan bahan kebijakan dalam menyusun program selanjutnya
METODE :
Dengan sisitm Perbandingan
BAHAN : Program dan Hasil pendataan tahun 2011 dengan data tahun 2012 di suatu
wilayah Desa
|
|
Program
|
Hasil tahun 2011
|
Hasil tahun 2012
|
Perubahaan
|
|
|
Koordinasi Komunikasi
|
Modal awal /utama kerja adalah selalu menekankan menjalankan
koordinasi komunikasi Agar menghasilkan dukungan bantuan untuk melaksanakan
program dan penggalangan kesepakatan untuk menyusun perencanaan dan
melaksanakan program
|
Modal awal /utama kerja adalah selalu menekankan menjalankan
koordinasi komunikasi Agar menghasilkan dukungan bantuan untuk melaksanakan
program dan penggalangan kesepakatan untuk menyusun perencanaan dan
melaksanakan program
|
Pada koordinasi, komunikasi tetap
berjalan sebagaimana mestinya dengan hasil hasil yang cukup bermanfaat dalam hubungan kerja
sama, searah setujuan sinkronisasi antara tokoh masyakakat, kader dan masyarakat
|
|
|
Merencanakan
|
Untuk menerencanakan harus melalui rapat koordinasi untuk mengambil
kebijakan perencanaan agar
Dapat menghasilkan suatu perencanaan yang sinkron satu tujuan dan
dapat melaksanakan sesuai dengan visi misi BKKBN
|
Untuk menerencanakan harus melalui rapat koordinasi untuk mengambil
kebijakan perencanaan agar
Dapat menghasilkan suatu perencanaan yang sinkron satu tujuan dan
dapat melaksanakan sesuai dengan visi misi BKKBN
Perencanaan pada tahun 2012 ini pihak Desa dapat mengakomudir dan
memasukan program KB ke dalam perencanaan Desa
|
Perencanaan mengalami perubahaan
peningkatan dan lebih luas lagi yaitu bahwa tahun 2012 ini pada Pemmerintah
Desa telah mengkomudir program KB di
masukan dalam perencanaan Desa
|
|
|
obsevasi Pendataan dan Pemetaan
|
Dengan data awal tentang kondisi
wilayah kerja dapat di jadikan membuat perencanaan , langkah program
selanjutnya yaitu penentuan sasaran ,pendekatan tokoh Masyarakat dan
seterusnya
|
Dengan data awal tentang kondisi
wilayah kerja dapat di jadikan membuat perencanaan , langkah program
selanjutnya yaitu penentuan sasaran ,pendekatan tokoh Masyarakat dan
seterusnya
Data
di tahun 2012 ini adalah
merupakan kesempurnaan data di tahun 2011
|
Data di tahun 2012 ini merupakan data
kesempurnaan dari data tahun 2012 jadi
lebih lengkap dan luas
|
|
|
Penentuan sasaran
|
Hasil dari pemetaan dan pendataan untuk
mengambil kebijakan dalam menentukan sasaran sehingga dapat menghasilkan
sasaran yang tepat dalam menerapkan program KB
=misalnya di suatu wilayah masih rendah
peserta KB aktip, banyak balita dan wilayah terpencil maka di prioritaskan dengan langkah
pendekatan kepada tokoh dan kunjungan ke rumah rumah
|
Hasil dari pemetaan dan pendataan untuk
mengambil kebijakan dalam menentukan sasaran sehingga dapat menghasilkan
sasaran yang tepat dalam menerapkan program KB
=misalnya di suatu wilayah masih rendah
peserta KB aktip, banyak balita dan wilayah terpencil maka di prioritaskan dengan langkah
pendekatan kepada tokoh dan kunjungan ke rumah rumah
Hasil yang di harapkan tahun 2012
adalah menekan kan sasaran di segala bidang yang berhungan dengan KB terutama
di arahkan ke metode alat kontrasepsi efektip jangka panjang seperti IUD,
MOP, MOW dan implant
|
Perubahan dan peningkatan terletak pada
pengalihan di arahkan kea lat kontrasepsi metode efektif jangka panjang
seperti IUD, MOP, MOW dan implant
|
|
|
Pendekatan Tokoh dan Kunjungan rumah ke rumah
|
Agar menghasilkan kebersamaan, saling
mengenal baik dalam kapasitas pribadi atau pun secara kedinasan menciptakan
hubungan erat sebagai satu keluarga sehingga memudahkan pemantapan
kesepakatan dalam pembentukan organisasi
|
Agar menghasilkan kebersamaan, saling
mengenal baik dalam kapasitas pribadi atau pun secara kedinasan menciptakan
hubungan erat sebagai satu keluarga sehingga memudahkan pemantapan
kesepakatan dalam pembentukan organisasi
|
Tetap berjalan sebagai mana mestinya
sesuai dengan program pendekatan tokoh
|
|
|
Organisasi
|
Dapat di hasilkan bentuk kelompok
organisasi sosial kemasyarakatan yang dapat berperan aktip dalam kegiatan
program KB seperti kelompok POS KB, SUB PPKBD, UPPKS, BKB BKR, BKL,
|
Dapat di hasilkan bentuk kelompok
organisasi sosial kemasyarakatan yang dapat berperan aktip dalam kegiatan
program KB seperti kelompok POS KB, SUB PPKBD, UPPKS, BKB BKR, BKL,dan
kelompok lainya yang IMP
|
Dalam organisasi mengalami perkembangan
meningkatan dalam melakukan kegiatan
berorganisasi, dengan indicator adanya
kelompok IMP sebagai pusatnya semua kegiatan kelompok pedesaan
|
|
|
Penggerakan
|
Aktifnya kelompok yang ada dapat
mendukung program KB maka tercipta
keluarga sejahtera
|
Aktifnya masyakarat dalam mengikuti kelompok
yang ada dapat mendukung program KB maka tercipta keluarga sejahtera . partisipasi ibu
ibu tahun 2012 ini semakin bertamabh
dalam ikut serta dalam kegiatan IMP dengan di indikatorkan jumlah ke
anggotaan dan semakin lengkap kepengurusan dan luas program yang di susunya.
|
Perubahaan nya bahwa terjadi
peningkatan peran serta ibu ibu dalam
berorganisasi untuk menjadi anggota
atau pun kepengurusan organisasi
|
|
|
Pengembangan
|
Setelah organisasi kelompok sebagian
terbentuk maka di lakukan pengembangan
organisasi pemberdayaan kegiatan di arahkan untuk mendukung program maka di
harapkan dengan sendirinya di segala bidang bisa mengarah kepada program KB
KB
Misalnya di lakukan kelengkapan
kepengurusan dan kegiatan sasaran kelompok UPPKS,BKB, Posyandu.
|
Setelah organisasi kelompok sebagian
terbentuk maka di lakukan pengembangan
organisasi pemberdayaan kegiatan di arahkan untuk mendukung program maka di
harapkan dengan sendirinya di segala bidang bisa mengarah kepada program KB
KB
Misalnya di lakukan kelengkapan
kepengurusan dan kegiatan sasaran kelompok UPPKS,BKB, Posyandu. Dan IMP
|
Meningkatnya partisipasi ibu ibu dan
masyarakat dalam berperan aktip berorganisasi maka dapat membuat hasil untuk
pengembangan program seperti tahun
2012 ini muncul program IMP sebagai
pusatnya konseling memecahkan permasalahan
yang kegiatanya setiap sebulan sekali pertemuanya secara keliling di warga ibu ibu
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Pembentukan Kesepakatan.
|
Hasil yang di harapkan disepakati
menjadi satu tujuan searah untuk pelaksanaan rencana operasional
selanjutnya dan program KB KB di
masukan di setiap program program Desa lainnya
Seperti program rakor pembangunan Desa pengajian dan program lainya
|
Hasil yang di harapkan disepakati
menjadi satu tujuan searah untuk pelaksanaan rencana operasional
selanjutnya dan program KB KB di
masukan di setiap program program Desa lainnya
Seperti program rakor pembangunan Desa pengajian dan program lainya .
|
Pembentukan kesepakatan terus berjalan
dan terus menghaasilkan kesepakatan
satu visi misi dan pelaksanakan
program
|
|
|
Pemantapan Kesepakatan
|
Dengan pemantapan kesepakatan maka
dengan sendirinya tokoh masyarakat melaksanakan kegiatan searah tujuan
program KB dan setiap pelaksanaan kegiatan desa di selipkan/masukan program
KB
|
Dengan pemantapan kesepakatan maka
dengan sendirinya tokoh masyarakat melaksanakan kegiatan searah tujuan
program KB dan setiap pelaksanaan kegiatan desa di selipkan/masukan program
KB
|
Pemantapan kesepakatan terus berjalan
dengan menghasilkan kesepakatan yang lebih baik lagi yaitu dengan indicator
bahwa program KB telah di laksanakan oleh pikah instansi lain seperti Desa,
|
|
|
|
|
|
|
|
|
KIE, Penyuluhan konseling ke Tokoh
Masyarakat, dan ibu ibu
|
Agar menghasilkan informasi dan penjelasan yang diberikan
dapat merangsang terjadinya proses perubahan perilaku yang dilakukan melalui
proses pendidikan atau kegiatan belajar. Artinya, perubahan perilaku yang
terjadi/dilakukan oleh sasaran tersebut berlangsung melalui proses belajar.
penyuluhan diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan,
keterampilan dan sikap. Pengetahuan dikatakan meningkat Sehingga menghasilkan
Masyarakat yang mempunyai pandangan penilaian positip tentang KB dan
dapat menerima mendiskripsikan KB; bagi yang belum KB bisa ber KB, bagi yang
sudah KB PIL suntik bisa alih KB yang efektip jangka panjang.
Agar menghasilkan pengertian,pemahaman,
pengetahuan tentang KB KS PA PP
Yaitu tentang aseptor KB alat KB dan
sebagainaya yang berhungan dengan program BKKBN. Dengan
|
Agar menghasilkan informasi dan penjelasan yang diberikan
dapat merangsang terjadinya proses perubahan perilaku yang dilakukan melalui
proses pendidikan atau kegiatan belajar. Artinya, perubahan perilaku yang
terjadi/dilakukan oleh sasaran tersebut berlangsung melalui proses belajar.
penyuluhan diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan,
keterampilan dan sikap. Pengetahuan dikatakan meningkat Sehingga menghasilkan
Masyarakat yang mempunyai pandangan penilaian positip tentang KB dan
dapat menerima mendiskripsikan KB; bagi yang belum KB bisa ber KB, bagi yang
sudah KB PIL suntik bisa alih KB yang efektip jangka panjang.
Agar menghasilkan pengertian,pemahaman,
pengetahuan tentang KB KS PA PP
Yaitu tentang aseptor KB alat KB dan
sebagainaya yang berhungan dengan program BKKBN.
|
Adanya perkembangan meningkatan dalam pertemuan organisasi maka
dapat memudahkan waktu kesempatan
dalam melakukan penyuluhan
sehingga menghasilkan kuwalitas dan kuwantitas penyuluhan secara rutin
.
|
|
|
Penteladanan/Pembentukan Group Pelopor
|
Terbentuknya pelopor yang dapat menjadi
penggerak dalam kegiatan KB
Misalnya tokoh agama, tokoh formal
seperti Guru, pegawai dapat menjadi kader KB dan sebagai penggerak
motivasi masyarakat lusa untuk dalam
kegiatan program KB di DEsa
|
Terbentuknya pelopor yang dapat menjadi
penggerak dalam kegiatan KB
Misalnya tokoh agama, tokoh formal
seperti Guru, pegawai dapat menjadi kader KB dan sebagai penggerak motivasi masyarakat lusa untuk dalam kegiatan
program KB di DEsa
|
Terus di laksanakan sesuai dengan
program
|
|
|
Pelayanan KB
|
Agar menghasilkan kepuasan keuntungan
buat masyarakat bangsa dan Negara atas program KB untuk menciptakan keluarga
sejahtera
|
Agar menghasilkan kepuasan keuntungan
buat masyarakat bangsa dan Negara atas program KB untuk menciptakan keluarga
sejahtera
|
Telah meningkatnya pemahaman KB maka
semakin meningkat masyakakat *PUS*
ikut serta dalam ber KB maka pelayanan
KB baik mandiri , swasta atau
Pemerintah terus di tingkatkan
|
|
|
Pembinaan Keluarga
Pus , peserta aseptor KB dan IMP
|
Agar menghasilkan kondisi yang baik stabil untuk di pertahankan, semakin mantap, meningkat
kuwalitas dan kwantitas menuju keberhasilan program
|
Agar menghasilkan kondisi yang baik stabil untuk di pertahankan, semakin mantap, meningkat
kuwalitas dan kwantitas menuju keberhasilan program
Pembinaan keluarga bagi PUS agar dapat ber Kb , bagi yang sudah ber KB
agar dapat bertahan, bagi yang ber KB PIl kondom suntik di arahkan untuk
menjadi KB Metode efektif jangka panjang IUD, MOP, MOW,
|
Pembinaan tahun ini di arahkan ke
mandirian dan metode jangka panjang seperti IUD, MOP, MOW.
|
|
|
Pencatatan, Evaluasi analisa dan
Pelaporan
|
Agar di hasilkan data yang lengkap,
akurat atau Tercatatnya terevaluasi teranalisa seluruh kegiatan dengan benar
terlapornya seluruh data yang di
inttruksikan dan tersimpanya seluruh catatan data hasil pelaksanaan dengan
baik benar jelas.sebagai bahan kebijakan selanjutnya
|
Agar di hasilkan data yang lengkap,
akurat atau Tercatatnya terevaluasi teranalisa seluruh kegiatan dengan benar
terlapornya seluruh data yang di
inttruksikan dan tersimpanya seluruh catatan data hasil pelaksanaan dengan
baik benar jelas.sebagai bahan kebijakan selanjutnya
|
Pencatatan evaluasi analisis dan
pelaporan di laksanakan setiap bulan ,
tahunan dan dua tahuan
|
|
|
Kepala keluarga
|
Dari hasil pendataan tahun 2011 bahwa
data demografi /keluarga menunjukan kepala
keluarga mempuyai anak 2 sampai 3 anak
|
Dari hasil pendataan tahun 2012 bahwa
data demografi /keluarga menunjukan kepala keluarga Anak 2 sampai 3 anak.
|
Sesuai program KB pertumbuhan
pendudukan tumbuh seimbang di tahun 2014.
Indicator kebrhasilan program KB dua
anak lebih baik
|
|
|
ASEPTOR KB
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
||||||||||
|
Tahun
|
PUS
|
ALKON
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
IUD
|
|
|
|
MOW
|
MOP
|
|
|
IMPLAN
|
|
SUNTIK
|
|
PIL
|
|
|
KONDOM
|
|
JUML
|
|
JUM A+B/ %
|
||||||
|
|
|
A
|
B
|
JUML
|
A
|
B
|
JML
|
A
|
B
|
JML
|
A
|
B
|
JUML
|
A
|
B
|
JUML
|
A
|
B
|
JML
|
A
|
B
|
juml
|
A
|
B
|
|
|
|
|
2011
|
1281
|
35
|
49
|
84
|
10
|
7
|
17
|
0
|
0
|
0
|
15
|
9
|
24
|
178
|
97
|
275
|
271
|
189
|
460
|
0
|
9
|
9
|
509
|
360
|
869/ 68 %
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
2012
|
1292
|
35
|
54
|
89
|
10
|
9
|
19
|
0
|
0
|
0
|
20
|
13
|
33
|
184
|
102
|
286
|
215
|
264
|
479
|
0
|
6
|
6
|
529
|
383
|
912 / 71 %
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Perubahaan
|
+11
|
0
|
+5
|
+5
|
0
|
+2
|
+2
|
0
|
0
|
0
|
+5
|
+4
|
+9
|
+6
|
+5
|
+11
|
-56
|
+75
|
+19
|
0
|
-3
|
-3
|
+20
|
+23
|
+43
/3%
|
|
|
A: Pemerintah B; Swasta/mandiri
REKAPITULASI
HASIL PENDATAAN . A. DEMOGRAFI PENDUDUK
|
KELUARGA
|
||||||||||||||||||
|
no
|
DESA
|
JUML
|
JUML KK
|
KK MENURUT
|
JUMLH KK
|
JUML KK
|
JUML KK
|
JUML JIWA
|
JUMLAH
|
|||||||||
|
urut
|
KK
|
MNRUT JNIS
|
SETATUS
|
STATUS
|
MENURUT SETATUS
|
MNDPTKN
|
DALAM KELUARGA
|
WANITA
|
||||||||||
|
YG DI
|
KELAMIN
|
PEKERJAAN
|
PERKAWINAN
|
PENDIDIKAN
|
BANTUAN
|
USIA
|
||||||||||||
|
DATA
|
DUDA
|
TDK
|
TMT
|
SUBUR
|
||||||||||||||
|
L
|
P
|
BEKERJA
|
tdk
|
KAWIN
|
/JANDA
|
TMT
|
SD, SLTP
|
TAMAT
|
TAMAT
|
YA
|
TIDAK
|
L
|
p
|
JUMLAH
|
(15-49 TH)
|
|||
|
bkrj
|
BLM KAWIN
|
SD
|
SLTP
|
SLTA
|
AK/PT
|
|||||||||||||
|
2011
|
1597
|
1550
|
47
|
1597
|
0
|
1542
|
55
|
69
|
700
|
722
|
106
|
0
|
1597
|
3050
|
2929
|
5959
|
1622
|
|
|
2012
|
1614
|
1563
|
51
|
1614
|
0
|
1577
|
57
|
69
|
706
|
727
|
112
|
0
|
1614
|
3071
|
2952
|
6023
|
1640
|
|
|
PERUBAHAAN
|
+17
|
+13
|
+4
|
+17
|
0
|
+35
|
+2
|
0
|
+6
|
+5
|
+6
|
0
|
+17
|
+41
|
+23
|
+64
|
+18
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
jumlah ANGGATA KELUARGA
MENURUT KELOMPOK UMUR
|
|
|
|
|
|
|
|||||||
|
BAYI<1 TAHUN
|
BALITA 1-<5 TAHUN
|
|
|
7-15 TAHUN
|
|
|
16-21
|
22=59
|
60
|
|
|||
|
MENGI
|
TIDAK
|
MENGI
|
TIDAK
|
5-6 TH
|
SEKOLAH
|
TIDK SEKOLAH
|
TAHUN
|
TH
|
KE
|
jumlah
|
|||
|
KUTI
|
MENGI
|
KUTI POS
|
MENGI
|
|
L
|
P
|
L
|
P
|
|
|
ATAS
|
jiwa
|
|
|
POS
|
KUTI POS
|
YANDU
|
KUTI POS
|
|
|
|
|
||||||
|
YANDU
|
YANDU
|
|
YANDU
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
64
|
6
|
314
|
55
|
237
|
409
|
436
|
0
|
3
|
570
|
3660
|
205
|
5959
|
|
|
64
|
6
|
316
|
54
|
240
|
423
|
451
|
0
|
1
|
584
|
3672
|
212
|
6023
|
|
|
0
|
0
|
+2
|
-1
|
+3
|
+14
|
+15
|
0
|
-2
|
+14
|
+12
|
+7
|
+64
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
HASIL PENTAHAPAN KELUARGA
SEJAHTERA
|
|
||||
|
|
|
|
PASANGAN USIA SUBUR
|
|
|
|
BUKAN PESERTA KB
|
|
|
|
KS I
|
KS II
|
KS III
|
KS III
|
JUMLAH
|
||||
|
|
|
ISTRI
|
|
PESERTA KB
|
|
|
HML
|
INGIN
|
INGIN
|
TIDAK
|
Jumlh
|
PRA
|
|
|
|
PLUS
|
|
||
|
jumlah
|
KELOMPOK UMUR
|
PMRNTH
|
SWST
|
|
|
|
ANAK
|
ANAK
|
INGIN
|
Bkn kb
|
Bkn kb
|
|
|
|
|
|
|||
|
PUS
|
< 20
|
20-29
|
30-49
|
KB
|
KB
|
JUML
|
pus
|
|
SEGERA
|
DI
|
ANAK
|
|
TERA
|
|
|
|
|
|
|
|
|
TH
|
TH
|
TH
|
|
|
kb
|
-
|
|
|
TUNDA
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
kb
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
1275
|
7
|
380
|
888
|
509
|
360
|
869
|
406
|
23
|
51
|
71
|
261
|
406
|
0
|
0
|
1157
|
359
|
81
|
1597
|
|
|
1292
|
8
|
382
|
902
|
464
|
448
|
912
|
380
|
42
|
67
|
80
|
191
|
380
|
0
|
0
|
1160
|
366
|
88
|
1614
|
|
|
+17
|
+1
|
+2
|
+41
|
-45
|
+88
|
+43
|
-26
|
+19
|
+16
|
+9
|
-70
|
-26
|
0
|
0
|
+3
|
+7
|
+7
|
+17
|
|
TAHAPAN KS
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
KELUARGA SEJAHTERA TAHAP
III PLUS
|
||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
KELUARGA SEJAHTERA TAHAP III
|
||
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
KELUARGA SEJAHTERA TAHAP II
|
||
|
|
|
KELUARGA SEJAHTERA I
|
|
|
|
|
|
|
|
|||
|
|
JUMLAH
|
PADA UMUMNYA
|
|
ANGGOTA KELUARGA
|
|
RUMAH YANG I
|
|
BILA ADA
|
|
BILA PASANGAN
|
|
SEMUA ANAK
|
|
DESA
|
KK
|
KELUARGA MAKAN
|
|
MEMILIKI PAKAIN
|
|
DITEMPATI KELUARGA
|
|
ANGGOTA
|
|
USIA SUBUR INGIN
|
|
UMUR 7-15 TH
|
|
|
|
DUA KALI
|
|
YANG BERBEDA UNTUK
|
|
MEMPUNYAI ATAP
|
|
KELUARGA SAKIT
|
|
BER KB PERGI
|
|
DALAM
|
|
|
|
SEHARI ATAU LEBIH
|
|
DIRUMAH , BEKERJA
|
|
LANTAI DAN DINDING
|
|
DIBAWA
|
|
KESARANA PELAYANAN
|
|
KELUARGA
|
|
|
|
|
|
SEKOLAH DAN BEBERGIAN
|
|
YANG BAIK
|
|
KESEHATAN
|
|
KONTRASEPSI
|
|
BERSEKOLAH
|
|
|
44
|
45 (V= YA)
|
X
|
46 (V= YA)
|
X
|
47( V=YA)
|
X
|
48(V=YA)
|
X
|
49(V=YA)
|
(X)
|
50(V=YA)
|
|
2011
|
1597
|
1597
|
0
|
1597
|
0
|
1597
|
0
|
1597
|
0
|
1597
|
0
|
1346
|
|
2012
|
1614
|
1614
|
0
|
1614
|
0
|
1614
|
0
|
1614
|
0
|
1614
|
0
|
1357
|
|
PERUBAHAAN
|
17
|
17
|
0
|
17
|
0
|
17
|
0
|
17
|
0
|
17
|
0
|
11
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
PADA UMUMNYA ANGGOTA
|
PALING KURANG
|
SELURUH ANGGOTA
|
|
LUAS LANTAI
|
|
TIGA BULAN TERAKHIR
|
||||
|
|
MELAKSANAKAN IBADAH
|
SEKALI SEMINGGU
|
KELUARGA MEMPEROLEH
|
|
RUMAH PALING
|
|
KELUARGA DALAM KEADAAN SEHAT
|
||||
|
|
SESUAI DENGAN AGAMA
|
SELURUH ANGGOTA
|
PALING KURANG
|
|
KURANG 8 M2
|
|
SEHAT SEHINGGA DAPAT MELAK
|
||||
|
|
DAN KEPERCAYAAN MASING
|
KELUARGA MAKAN
|
SATU STEL PAKAIAN BARU
|
|
UNTUK SETIAP
|
|
SANAKAN TUGAS/FUNGSI
|
||||
|
|
MASING
|
DAGING IKAN TELUR
|
DALA M SETAHUN
|
|
PENGHUNI RUMAH
|
|
MASING MASING
|
||||
|
(X)
|
(-)
|
51(V=YA
|
X
|
52(V=YA)
|
(X)
|
53 YA V
|
X
|
54 V
|
X
|
55 V
|
X
|
|
0
|
246
|
1597
|
0
|
1597
|
0
|
1147
|
441
|
0
|
1597
|
1576
|
30
|
|
0
|
257
|
1614
|
0
|
1614
|
0
|
1160
|
454
|
0
|
1614
|
1580
|
34
|
|
0
|
11
|
17
|
13
|
13
|
0
|
17
|
4
|
4
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|||||
|
ADA SEORANG ATAU LEBIH
|
SELURUH ANGGOTA
|
|
PASANGAN USIA SUBUR
|
KELUARGA
|
|
SEBAGIAN PENG
|
||||
|
ANGGOTA KELUARGA
|
UMUR
|
|
DENGAN ANAK 2 ATAU
|
BERUPAYA
|
|
HASILAN KELUARGA
|
||||
|
YANG BEKERJA
|
10-60 TAHUN
|
|
LEBIH MENGGUNAKAN
|
MENINGKATKAN
|
|
DI TABUNG DALAM
|
||||
|
UNTUK MEMPEROLEH
|
BISA BACA
|
|
ALAT OBAT
|
PENGETAHUAN
|
|
BENTUK UANG
|
||||
|
PENGHASILAN
|
TULISAAN LATIN
|
|
KONTRASEPSI
|
AGAMA
|
|
ATAU BARANG
|
||||
|
56(V=YA)
|
X
|
57 V YA
|
x
|
58 V
|
X
|
(-)
|
juml
|
59(V=YA)
|
(X)
|
60(V=YA)
|
|
1597
|
0
|
1538
|
66
|
571
|
1035
|
265
|
1597
|
1597
|
0
|
358
|
|
1614
|
0
|
1543
|
71
|
575
|
1039
|
269
|
1614
|
1614
|
0
|
366
|
|
17
|
0
|
5
|
4
|
8
|
|
KEBIASAAN KELUARGA MAKAN
|
KELUARGA
|
|
KELUARGA MEM
|
KELUARGA SECARA TERATUR
|
|
ADA ANGGOTA KELUARGA
|
||||
|
BERSAMA PALING KURANG
|
SEERING IKUT
|
|
PEROLEH INFOR
|
DENGAN SUKA RELA MEM
|
|
YANG AKTIF SEBAGAI
|
||||
|
SEMINGGU SEKALI
|
KEGIATAN MASYARAKAT
|
|
MASI DARI SURAT
|
BERIKAN SUMBANGAN
|
|
PENGURUS PERKUMPULAN
|
||||
|
DIMANFAATKAN UNTUK
|
DILINGKUNGAN
|
|
KABAR/MAJALAH
|
MATERI UNTUK KEGIATAN
|
|
SOSIAL/YAYASAN INSTITUSI
|
||||
|
BERKOMUNIKAS
|
TEMPAT TINGGAL
|
|
RADIO/TV
|
SOSIAL
|
|
MASYARAKAT
|
||||
|
X)
|
61(V=YA)
|
X
|
62 V
|
X
|
63(V=YA)
|
(X)
|
64 v
|
X
|
65 v
|
x
|
|
1240
|
1597
|
0
|
1597
|
0
|
1597
|
0
|
757
|
845
|
89
|
1517
|
|
1248
|
1614
|
0
|
1614
|
0
|
1614
|
0
|
763
|
851
|
93
|
1521
|
|
8
|
17
|
0
|
6
|
0
|
17
|
0
|
6
|
6
|
4
|
4
|
|
HASIL TAHAPAN KELUARGA SEJAHTERA
|
|
||||
|
PRA KS
|
KS I
|
KS II
|
KS III
|
KS III PLUS
|
JUMLAH
|
|
0
|
0
|
1156
|
361
|
80
|
1597
|
|
0
|
0
|
1160
|
366
|
88
|
1614
|
|
0
|
0
|
4
|
5
|
8
|
17
|
KESIMPULAN
1, Aseptor KB mengalami meningkatan
3 %, dengan pencapaian tahun 2012
71 %
2, Dalam pelayanan KB masih
mengharapkan subsidi dari Pemerintah
3, Masih rendah aseptor KB jangka panjang IUD, MOP, MOW,dan implan
4. Kepala keluarga mempunyai 2 – 3 anak
5, Partisipasi masyakat dalam organisasi mendukung program KB mengalami
peningkatan dan berjalan kegiatan organisasi LSM/ IMP
LANGKAH DAN TINDAK LANJUT
1, Membuat rencana/program prioritas
2, Akan terus di lakukan penyuluhan agar pencapaian aseptor KB terus
mengalami peningkatan
3, Di lakukan pengertian dalam
memperoleh pelayanan KB agar masyarakat bisa mandiri
4, Diarahkan ke metode alat kontrasepsi jangka panjang
5, Terus di upayakan KIE arti penting KB dalam kesejahteraan keluarga
dengan menciptakan 2 anak lebih baik
6, Terus di upayakan kesadaran masyakarat agar terus semangat dalam partisipasi
kegiatan organisasi mendukung KB Ks
7, Tahapan KS mengalami peningkatan