ANALISA EVALUASI  PROGRAM
Pengertian Analisa
Analisa adalah meninjau atau mengamati kendala-kendala dengan membandingkan kendala-kendala untuk mencari keputusan apakan perlu rancangan baru atau tidak. Dan apabila sudah dibentuk rancangan baru maka dibentuk lagi implementasi.
Evaluasi merupakan kegiatan yang membandingkan antara hasil implementasi dengan kriteria dan standar yang telah ditetapkan untuk melihat keberhasilannya. Dari evaluasi kemudian akan tersedia informasi mengenai sejauh mana suatu kegiatan tertentu telah dicapai sehingga bisa diketahui bila terdapat selisih antara standar yang telah ditetapkan dengan hasil yang bisa dicapai.
Salah satu bentuk analisis adalah merangkum sejumlah data besar data yang masih mentah menjadi informasi yang dapat diinterpretasikan. Kategorisasi atau pemisahan dari komponen-komponen atau bagian-bagian yang relevan dari seperangkat data juga merupakan bentuk analisis untuk membuat data-data tersebut mudah diatur. Semua bentuk analisis berusaha menggambarkan pola-pola secara konsisten dalam data sehingga hasilnya dapat dipelajari dan diterjemahkan dengan cara yang singkat dan penuh arti.

TUJUAN DAN FUNGSI
1, Untuk mengetahui pencapaian hasil pelaksanaan program
2, Sebagai bahan mengidentifikasi permasalahan  dan pemecahaan masalah
3, Dari hasil analisis evaluasi di jadikan bahan kebijakan dalam menyusun program selanjutnya

METODE                     :  Dengan sisitm Perbandingan
BAHAN                        :  Program dan Hasil pendataan  tahun 2011 dengan data tahun 2012 di suatu wilayah Desa

Program
Hasil tahun 2011
Hasil tahun 2012
Perubahaan

Koordinasi Komunikasi

Modal awal /utama kerja adalah selalu menekankan menjalankan koordinasi komunikasi Agar menghasilkan dukungan bantuan untuk melaksanakan program dan penggalangan kesepakatan untuk menyusun perencanaan dan melaksanakan program
Modal awal /utama kerja adalah selalu menekankan menjalankan koordinasi komunikasi Agar menghasilkan dukungan bantuan untuk melaksanakan program dan penggalangan kesepakatan untuk menyusun perencanaan dan melaksanakan program
Pada koordinasi, komunikasi tetap berjalan sebagaimana mestinya dengan hasil hasil  yang cukup bermanfaat dalam hubungan kerja sama, searah setujuan sinkronisasi  antara tokoh masyakakat, kader  dan masyarakat

Merencanakan
Untuk menerencanakan harus melalui rapat koordinasi untuk mengambil kebijakan perencanaan agar
Dapat menghasilkan suatu perencanaan yang sinkron satu tujuan dan dapat melaksanakan sesuai dengan visi misi BKKBN
Untuk menerencanakan harus melalui rapat koordinasi untuk mengambil kebijakan perencanaan agar
Dapat menghasilkan suatu perencanaan yang sinkron satu tujuan dan dapat melaksanakan sesuai dengan visi misi BKKBN
Perencanaan pada tahun 2012 ini pihak Desa dapat mengakomudir dan memasukan program KB ke dalam perencanaan Desa
Perencanaan mengalami perubahaan peningkatan dan lebih luas lagi yaitu bahwa tahun 2012 ini pada Pemmerintah Desa telah mengkomudir  program KB di masukan dalam perencanaan Desa

obsevasi Pendataan dan Pemetaan
Dengan data awal tentang kondisi wilayah kerja dapat di jadikan membuat perencanaan , langkah program selanjutnya yaitu penentuan sasaran ,pendekatan tokoh Masyarakat dan seterusnya
Dengan data awal tentang kondisi wilayah kerja dapat di jadikan membuat perencanaan , langkah program selanjutnya yaitu penentuan sasaran ,pendekatan tokoh Masyarakat dan seterusnya
Data  di tahun 2012 ini  adalah merupakan kesempurnaan data di tahun 2011
Data di tahun 2012 ini merupakan data kesempurnaan dari  data tahun 2012 jadi lebih lengkap dan luas

Penentuan sasaran
 Hasil dari pemetaan dan pendataan untuk mengambil kebijakan dalam menentukan sasaran sehingga dapat menghasilkan sasaran yang tepat dalam menerapkan program KB
=misalnya di suatu wilayah masih rendah peserta KB aktip, banyak balita dan wilayah terpencil  maka di prioritaskan dengan langkah pendekatan kepada tokoh dan kunjungan ke rumah rumah
 Hasil dari pemetaan dan pendataan untuk mengambil kebijakan dalam menentukan sasaran sehingga dapat menghasilkan sasaran yang tepat dalam menerapkan program KB
=misalnya di suatu wilayah masih rendah peserta KB aktip, banyak balita dan wilayah terpencil  maka di prioritaskan dengan langkah pendekatan kepada tokoh dan kunjungan ke rumah rumah
Hasil yang di harapkan tahun 2012 adalah menekan kan sasaran di segala bidang yang berhungan dengan KB terutama di arahkan ke metode alat kontrasepsi efektip jangka panjang seperti IUD, MOP, MOW dan implant
Perubahan dan peningkatan terletak pada pengalihan di arahkan kea lat kontrasepsi metode efektif jangka panjang seperti IUD, MOP, MOW dan implant

Pendekatan Tokoh  dan Kunjungan rumah ke rumah
Agar menghasilkan kebersamaan, saling mengenal baik dalam kapasitas pribadi atau pun secara kedinasan menciptakan hubungan erat sebagai satu keluarga sehingga memudahkan pemantapan kesepakatan dalam pembentukan organisasi
Agar menghasilkan kebersamaan, saling mengenal baik dalam kapasitas pribadi atau pun secara kedinasan menciptakan hubungan erat sebagai satu keluarga sehingga memudahkan pemantapan kesepakatan dalam pembentukan organisasi
Tetap berjalan sebagai mana mestinya sesuai  dengan  program pendekatan tokoh 

Organisasi
Dapat di hasilkan bentuk kelompok organisasi sosial kemasyarakatan yang dapat berperan aktip dalam kegiatan program KB seperti kelompok POS KB, SUB PPKBD, UPPKS, BKB BKR, BKL,
Dapat di hasilkan bentuk kelompok organisasi sosial kemasyarakatan yang dapat berperan aktip dalam kegiatan program KB seperti kelompok POS KB, SUB PPKBD, UPPKS, BKB BKR, BKL,dan kelompok lainya yang IMP
Dalam organisasi mengalami perkembangan meningkatan   dalam melakukan kegiatan berorganisasi, dengan indicator adanya  kelompok IMP sebagai pusatnya semua kegiatan kelompok pedesaan

Penggerakan
Aktifnya kelompok yang ada dapat mendukung program KB maka tercipta  keluarga sejahtera
Aktifnya masyakarat dalam mengikuti kelompok yang ada dapat mendukung program KB maka tercipta  keluarga sejahtera . partisipasi ibu ibu  tahun 2012 ini semakin bertamabh dalam ikut serta dalam kegiatan IMP dengan di indikatorkan jumlah ke anggotaan dan semakin lengkap kepengurusan dan luas program yang di susunya.
Perubahaan nya bahwa terjadi peningkatan  peran serta ibu ibu dalam berorganisasi  untuk menjadi anggota atau pun kepengurusan  organisasi

Pengembangan
Setelah organisasi kelompok sebagian terbentuk  maka di lakukan pengembangan organisasi pemberdayaan kegiatan di arahkan untuk mendukung program maka di harapkan dengan sendirinya di segala bidang bisa mengarah kepada program KB KB
Misalnya di lakukan kelengkapan kepengurusan dan kegiatan sasaran kelompok UPPKS,BKB, Posyandu.
Setelah organisasi kelompok sebagian terbentuk  maka di lakukan pengembangan organisasi pemberdayaan kegiatan di arahkan untuk mendukung program maka di harapkan dengan sendirinya di segala bidang bisa mengarah kepada program KB KB
Misalnya di lakukan kelengkapan kepengurusan dan kegiatan sasaran kelompok UPPKS,BKB, Posyandu. Dan IMP
Meningkatnya partisipasi ibu ibu dan masyarakat dalam berperan aktip berorganisasi maka dapat membuat hasil untuk pengembangan  program seperti tahun 2012 ini  muncul program IMP sebagai pusatnya konseling memecahkan permasalahan  yang kegiatanya setiap sebulan sekali pertemuanya secara keliling  di warga ibu ibu






Pembentukan Kesepakatan.

Hasil yang di harapkan disepakati menjadi satu tujuan searah untuk pelaksanaan rencana operasional selanjutnya  dan program KB KB di masukan di setiap program program Desa lainnya
Seperti program rakor pembangunan  Desa pengajian dan program lainya

Hasil yang di harapkan disepakati menjadi satu tujuan searah untuk pelaksanaan rencana operasional selanjutnya  dan program KB KB di masukan di setiap program program Desa lainnya
Seperti program rakor pembangunan  Desa pengajian dan program lainya .

Pembentukan kesepakatan terus berjalan dan terus menghaasilkan kesepakatan  satu visi misi dan  pelaksanakan program

Pemantapan Kesepakatan
Dengan pemantapan kesepakatan maka dengan sendirinya tokoh masyarakat melaksanakan kegiatan searah tujuan program KB dan setiap pelaksanaan kegiatan desa di selipkan/masukan program KB
Dengan pemantapan kesepakatan maka dengan sendirinya tokoh masyarakat melaksanakan kegiatan searah tujuan program KB dan setiap pelaksanaan kegiatan desa di selipkan/masukan program KB
Pemantapan kesepakatan terus berjalan dengan menghasilkan kesepakatan yang lebih baik lagi yaitu dengan indicator bahwa program KB telah di laksanakan oleh pikah instansi lain seperti Desa,






KIE, Penyuluhan konseling ke Tokoh Masyarakat, dan ibu ibu

Agar menghasilkan informasi dan penjelasan yang diberikan dapat merangsang terjadinya proses perubahan perilaku yang dilakukan melalui proses pendidikan atau kegiatan belajar. Artinya, perubahan perilaku yang terjadi/dilakukan oleh sasaran tersebut berlangsung melalui proses belajar.
penyuluhan diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap. Pengetahuan dikatakan meningkat Sehingga menghasilkan  Masyarakat yang mempunyai pandangan penilaian positip tentang KB dan dapat menerima mendiskripsikan KB; bagi yang belum KB bisa ber KB, bagi yang sudah KB PIL suntik bisa alih KB yang efektip jangka panjang.
Agar menghasilkan pengertian,pemahaman, pengetahuan tentang KB KS PA PP
Yaitu tentang aseptor KB alat KB dan sebagainaya yang berhungan dengan program BKKBN. Dengan


Agar menghasilkan informasi dan penjelasan yang diberikan dapat merangsang terjadinya proses perubahan perilaku yang dilakukan melalui proses pendidikan atau kegiatan belajar. Artinya, perubahan perilaku yang terjadi/dilakukan oleh sasaran tersebut berlangsung melalui proses belajar.
penyuluhan diharapkan terjadi peningkatan pengetahuan, keterampilan dan sikap. Pengetahuan dikatakan meningkat Sehingga menghasilkan  Masyarakat yang mempunyai pandangan penilaian positip tentang KB dan dapat menerima mendiskripsikan KB; bagi yang belum KB bisa ber KB, bagi yang sudah KB PIL suntik bisa alih KB yang efektip jangka panjang.
Agar menghasilkan pengertian,pemahaman, pengetahuan tentang KB KS PA PP
Yaitu tentang aseptor KB alat KB dan sebagainaya yang berhungan dengan program BKKBN.  


Adanya perkembangan  meningkatan dalam pertemuan organisasi maka dapat memudahkan waktu kesempatan  dalam melakukan penyuluhan  sehingga menghasilkan kuwalitas dan kuwantitas penyuluhan secara rutin .

Penteladanan/Pembentukan Group Pelopor
Terbentuknya pelopor yang dapat menjadi penggerak  dalam kegiatan KB
Misalnya tokoh agama, tokoh formal seperti Guru, pegawai dapat menjadi kader KB dan sebagai penggerak motivasi  masyarakat lusa untuk dalam kegiatan program KB di DEsa
Terbentuknya pelopor yang dapat menjadi penggerak  dalam kegiatan KB
Misalnya tokoh agama, tokoh formal seperti Guru, pegawai dapat menjadi kader KB dan sebagai penggerak motivasi  masyarakat lusa untuk dalam kegiatan program KB di DEsa
Terus di laksanakan sesuai dengan program 

Pelayanan KB

Agar menghasilkan kepuasan keuntungan buat masyarakat bangsa dan Negara atas program KB untuk menciptakan keluarga sejahtera
Agar menghasilkan kepuasan keuntungan buat masyarakat bangsa dan Negara atas program KB untuk menciptakan keluarga sejahtera
Telah meningkatnya pemahaman KB maka semakin  meningkat masyakakat *PUS* ikut serta dalam ber KB  maka  pelayanan  KB  baik mandiri , swasta atau Pemerintah  terus di tingkatkan

Pembinaan Keluarga
Pus , peserta aseptor KB dan IMP

Agar menghasilkan  kondisi yang  baik stabil untuk  di pertahankan, semakin mantap, meningkat kuwalitas dan kwantitas menuju keberhasilan program


Agar menghasilkan  kondisi yang  baik stabil untuk  di pertahankan, semakin mantap, meningkat kuwalitas dan kwantitas menuju keberhasilan program
Pembinaan keluarga bagi PUS  agar dapat ber Kb , bagi yang sudah ber KB agar dapat bertahan, bagi yang ber KB PIl kondom suntik di arahkan untuk menjadi KB Metode efektif jangka panjang IUD, MOP, MOW,


Pembinaan tahun ini di arahkan ke mandirian  dan metode  jangka panjang seperti IUD, MOP, MOW.

Pencatatan, Evaluasi analisa dan Pelaporan
Agar di hasilkan data yang lengkap, akurat atau Tercatatnya terevaluasi teranalisa seluruh kegiatan dengan benar terlapornya seluruh data  yang di inttruksikan dan tersimpanya seluruh catatan data hasil pelaksanaan dengan baik benar jelas.sebagai bahan kebijakan selanjutnya
Agar di hasilkan data yang lengkap, akurat atau Tercatatnya terevaluasi teranalisa seluruh kegiatan dengan benar terlapornya seluruh data  yang di inttruksikan dan tersimpanya seluruh catatan data hasil pelaksanaan dengan baik benar jelas.sebagai bahan kebijakan selanjutnya
Pencatatan evaluasi analisis dan pelaporan di laksanakan setiap  bulan , tahunan dan dua tahuan




Kepala keluarga
Dari hasil pendataan tahun 2011 bahwa data demografi /keluarga menunjukan  kepala keluarga mempuyai anak 2 sampai 3 anak
Dari hasil pendataan tahun 2012 bahwa data demografi /keluarga menunjukan  kepala keluarga Anak  2 sampai 3 anak.
Sesuai program KB pertumbuhan pendudukan tumbuh seimbang di tahun 2014.
Indicator kebrhasilan program KB dua anak lebih baik


ASEPTOR KB

















Tahun
PUS
ALKON


























IUD



MOW
MOP


IMPLAN

SUNTIK

PIL


KONDOM

JUML

JUM A+B/   %



A
B
JUML
A
B
JML
A
B
JML
A
B
JUML
A
B
JUML
A
B
JML
A
B
juml
A
B


      2011
1281
35
49
84
10
7
17
0
0
0
15
9
24
178
97
275
271
189
460
0
9
9
509
360
869/ 68 %




























2012
1292
35
54
89
10
9
19
0
0
0
20
13
33
184
102
286
215
264
479
0
6
6
529
383
912 / 71 %




























Perubahaan
+11
0
+5
+5
0
+2
+2
0
0
0
+5
+4
+9
+6
+5
+11
-56
+75
+19
0
-3
-3
+20
+23
+43  /3%

A: Pemerintah                   B; Swasta/mandiri

REKAPITULASI HASIL PENDATAAN . A. DEMOGRAFI PENDUDUK
KELUARGA
no
DESA
JUML
JUML KK
KK MENURUT
JUMLH KK
JUML KK
JUML KK
JUML JIWA
JUMLAH
urut
KK
MNRUT JNIS
SETATUS
STATUS
MENURUT SETATUS
MNDPTKN
DALAM KELUARGA
WANITA
YG  DI
KELAMIN
PEKERJAAN
PERKAWINAN
PENDIDIKAN
BANTUAN
USIA
DATA
DUDA
TDK
TMT
SUBUR
L
P
BEKERJA
tdk
KAWIN
/JANDA
TMT
SD, SLTP
TAMAT
TAMAT
YA
TIDAK
L
p
JUMLAH
(15-49 TH)
bkrj
BLM KAWIN
SD
SLTP
SLTA
AK/PT
2011
1597
1550
47
1597
0
1542
55
69
700
722
106
0
1597
3050
2929
5959
1622
2012
1614
1563
51
1614
0
1577
57
69
706
727
112
0
1614
3071
2952
6023
1640
PERUBAHAAN
+17
+13
+4
+17
0
+35
+2
0
+6
+5
+6
0
+17
+41
+23
+64
+18














jumlah ANGGATA KELUARGA MENURUT KELOMPOK UMUR






BAYI<1 TAHUN
BALITA 1-<5 TAHUN


7-15 TAHUN


16-21
22=59
60

MENGI
TIDAK
MENGI
TIDAK
5-6 TH
SEKOLAH
TIDK SEKOLAH
TAHUN
TH
KE
jumlah
KUTI
MENGI
KUTI POS
MENGI

L
P
L
P


ATAS
jiwa
POS
KUTI POS
YANDU
KUTI POS




YANDU
YANDU

YANDU









64
6
314
55
237
409
436
0
3
570
3660
205
5959
64
6
316
54
240
423
451
0
1
584
3672
212
6023

0
0
+2
-1
+3
+14
+15
0
-2
+14
+12
+7
+64















HASIL PENTAHAPAN KELUARGA SEJAHTERA




PASANGAN USIA SUBUR



BUKAN PESERTA KB



KS I
KS II
KS III
KS III
JUMLAH


ISTRI

PESERTA KB


HML
INGIN
INGIN
TIDAK
Jumlh
PRA



PLUS

jumlah
KELOMPOK UMUR
PMRNTH
SWST



ANAK
ANAK
INGIN
Bkn kb
Bkn kb





PUS
< 20
20-29
30-49
KB
KB
JUML
pus

SEGERA
DI
ANAK

TERA






TH
TH
TH


kb
-


TUNDA















kb












1275
7
380
888
509
360
869
406
23
51
71
261
406
0
0
1157
359
81
1597
1292
8
382
902
464
448
912
380
42
67
80
191
380
0
0
1160
366
88
1614
+17
+1
+2
+41
-45
+88
+43
-26
+19
+16
+9
-70
-26
0
0
+3
+7
+7
+17

TAHAPAN KS










                                                                                                                                                                                                                                 KELUARGA SEJAHTERA TAHAP III PLUS










                                                                                                                                                                 KELUARGA SEJAHTERA TAHAP III










                                                                                                             KELUARGA SEJAHTERA TAHAP II


                                                                                             KELUARGA SEJAHTERA I








JUMLAH
PADA UMUMNYA

ANGGOTA  KELUARGA

RUMAH YANG I

BILA ADA

BILA PASANGAN

SEMUA ANAK
DESA
KK
KELUARGA MAKAN

MEMILIKI PAKAIN

DITEMPATI KELUARGA

ANGGOTA

USIA SUBUR INGIN

UMUR 7-15 TH


DUA KALI

YANG BERBEDA UNTUK

MEMPUNYAI ATAP

KELUARGA SAKIT

BER KB PERGI

DALAM


SEHARI ATAU LEBIH

DIRUMAH , BEKERJA

LANTAI DAN  DINDING

DIBAWA

KESARANA PELAYANAN

KELUARGA




SEKOLAH DAN BEBERGIAN

YANG BAIK

KESEHATAN

KONTRASEPSI

BERSEKOLAH

44
45 (V= YA)
X
46 (V= YA)
X
47( V=YA)
X
48(V=YA)
X
49(V=YA)
(X)
50(V=YA)
2011
1597
1597
0
1597
0
1597
0
1597
0
1597
0
1346
2012
1614
1614
0
1614
0
1614
0
1614
0
1614
0
1357
PERUBAHAAN
17
17
0
17
0
17
0
17
0
17
0
11













PADA UMUMNYA ANGGOTA
PALING KURANG
SELURUH ANGGOTA

LUAS LANTAI

TIGA BULAN TERAKHIR

MELAKSANAKAN IBADAH
SEKALI SEMINGGU
KELUARGA MEMPEROLEH 

RUMAH PALING

KELUARGA DALAM KEADAAN SEHAT

SESUAI DENGAN AGAMA
SELURUH ANGGOTA 
PALING KURANG

KURANG 8 M2

SEHAT SEHINGGA DAPAT MELAK

DAN KEPERCAYAAN MASING
KELUARGA MAKAN
SATU STEL PAKAIAN BARU

UNTUK SETIAP

SANAKAN TUGAS/FUNGSI

MASING
DAGING IKAN TELUR
DALA M SETAHUN

PENGHUNI RUMAH

MASING MASING
(X)
(-)
51(V=YA
X
52(V=YA)
(X)
53  YA  V
X
54    V
X
55    V
X
0
246
1597
0
1597
0
1147
441
0
1597
1576
30
0
257
1614
0
1614
0
1160
454
0
1614
1580
34
0
11
17
13
13
0
17
4
4


















ADA SEORANG ATAU LEBIH
SELURUH ANGGOTA

PASANGAN USIA SUBUR
KELUARGA

SEBAGIAN PENG
ANGGOTA KELUARGA
UMUR

DENGAN ANAK 2 ATAU
BERUPAYA

HASILAN KELUARGA
YANG BEKERJA
10-60 TAHUN

LEBIH MENGGUNAKAN
MENINGKATKAN

 DI  TABUNG DALAM
UNTUK MEMPEROLEH
BISA BACA

ALAT OBAT
PENGETAHUAN

BENTUK UANG
PENGHASILAN
TULISAAN LATIN

KONTRASEPSI
AGAMA

ATAU BARANG
56(V=YA)
X
57     V    YA
x
58   V
X
(-)
juml
59(V=YA)
(X)
60(V=YA)
1597
0
1538
66
571
1035
265
1597
1597
0
358
1614
0
1543
71
575
1039
269
1614
1614
0
366
17
0
5
4
8

KEBIASAAN KELUARGA MAKAN
KELUARGA

KELUARGA MEM
KELUARGA SECARA TERATUR

ADA ANGGOTA KELUARGA
 BERSAMA PALING KURANG
SEERING IKUT

PEROLEH INFOR
 DENGAN SUKA RELA MEM

YANG AKTIF SEBAGAI
SEMINGGU SEKALI
KEGIATAN MASYARAKAT

MASI DARI SURAT
BERIKAN SUMBANGAN

PENGURUS PERKUMPULAN
DIMANFAATKAN UNTUK
DILINGKUNGAN

KABAR/MAJALAH
MATERI UNTUK KEGIATAN

SOSIAL/YAYASAN INSTITUSI
BERKOMUNIKAS
TEMPAT TINGGAL

RADIO/TV
SOSIAL

MASYARAKAT
X)
61(V=YA)
X
62    V
X
63(V=YA)
(X)
64   v
X
65   v
x
1240
1597
0
1597
0
1597
0
757
845
89
1517
1248
1614
0
1614
0
1614
0
763
851
93
1521
8
17
0
6
0
17
0
6
6
4
4

HASIL TAHAPAN KELUARGA SEJAHTERA

PRA KS
KS I
KS II
KS III
KS III PLUS
JUMLAH
0
0
1156
361
80
1597
0
0
1160
366
88
1614
0
0
4
5
8
17

KESIMPULAN
1, Aseptor KB mengalami meningkatan  3 %, dengan pencapaian  tahun 2012 71 %
2, Dalam pelayanan KB  masih mengharapkan subsidi dari Pemerintah
3, Masih rendah aseptor KB jangka panjang IUD, MOP, MOW,dan implan
4. Kepala keluarga mempunyai 2 – 3 anak
5, Partisipasi masyakat dalam organisasi mendukung program KB mengalami peningkatan dan berjalan kegiatan organisasi LSM/ IMP

LANGKAH DAN TINDAK LANJUT 
1, Membuat rencana/program prioritas
2, Akan terus di lakukan penyuluhan agar pencapaian aseptor KB terus mengalami peningkatan
3, Di lakukan  pengertian dalam memperoleh pelayanan KB agar masyarakat bisa mandiri
4, Diarahkan ke metode alat kontrasepsi jangka panjang
5, Terus di upayakan KIE arti penting KB dalam kesejahteraan keluarga dengan menciptakan 2 anak lebih baik
6, Terus di upayakan kesadaran masyakarat agar terus semangat dalam partisipasi kegiatan organisasi mendukung KB Ks
7, Tahapan KS mengalami peningkatan